NBRS Corp

5 Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Amalan Terbaiknya, Wajib Simak!

22 Mei 2025   |   Khansa Firzana Ufairah
Penjelasan lengkap keutamaan bulan Dzulhijjah dan amalan terbaik yang dianjurkan. Sumber: Unsplash/Abdullah Mukadam

NBRS Corp — Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan paling istimewa dalam kalender Hijiriyah. Bukan hanya karena menjadi waktu pelaksanaan ibadah haji, tapi juga karena keutamaan yang terkandung dalam sepuluh hari pertamanya. Dalam periode ini, umat Islam diajak untuk memperbanyak amal kebaikan karena pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT. Artikel ini akan membahas lima keutamaan bulan Dzulhijjah dan beberapa amalan terbaik yang sangat dianjurkan untuk dijalankan selama hari-hari mulia ini. 

 

 5 Keutamaan Bulan Dzulhijjah 

 

  • Sepuluh Hari Pertama yang Paling Dicintai Allah

Rasulullah SAW bersabda:

 

Tidak ada hari-hari di mana amal shalih lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah).” (HR. Bukhari no. 969)

 

Sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah momentum terbaik dalam setahun untuk memperbanyak amal saleh. Bahkan lebih utama dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan dari sisi amal lahiriah.

 

  • Hari Arafah: Peluang Ampunan yang Sangat Besar

Hari ke-9 bulan Dzulhijjah atau Hari Arafah memiliki kedudukan luar biasa. Dalam hadits disebutkan:

 

Puasa pada hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)

 

Hari ini juga merupakan hari istimewa bagi jamaah haji yang wukuf di Arafah. Sedangkan bagi yang tidak berhaji, disunnahkan berpuasa.

 

  • Bulan Disyariatkannya Ibadah Qurban

Qurban adalah bagian dari ibadah utama bulan Dzulhijjah. Allah SWT berfirman:

 

Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang telah Allah berikan kepada mereka berupa hewan ternak…” (QS. Al-Hajj: 28)

 

Qurban menjadi bentuk ibadah yang menunjukkan ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama.

 

  • Momentum Pelaksanaan Ibadah Haji

Bulan Dzulhijjah adalah bulan pelaksanaan salah satu rukun Islam, yakni haji. Hal ini menjadikan Dzulhijjah bulan dengan nilai spiritual tertinggi bagi umat Islam.

 

...Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah…” (QS. Ali Imran: 97)

 

  • Seluruh Amal dan Pahala Dilipatgandakan

Segala amal kebaikan pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah dilipatgandakan. Itulah kenapa para ulama dan sahabat nabi sangat memaksimalkan amal di waktu ini.

 

Amalan Terbaik di Bulan Dzulhijjah

 

Berikut beberapa amalan yang sangat dianjurkan selama sepuluh hari pertama Dzulhijjah:

 

  • Puasa Sunnah, Terutama Hari Arafah (9 Dzulhijjah)

Puasa di hari Arafah memiliki fadhilah luar biasa. Rasulullah SAW bersabda:

 

Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)

 

Bagi yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji, puasa ini adalah bentuk ikhtiar untuk meraih ampunan Allah secara maksimal.

 

  • Menunaikan Ibadah Qurban

Qurban adalah bentuk syukur dan ketaatan kepada Allah. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman:

 

Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)

 

Menyembelih hewan qurban bukan sekadar tradisi, tetapi juga simbol ketaatan dan ketulusan seorang hamba.

 

  • Memperbanyak Dzikir: Takbir, Tahlil, dan Tahmid

Rasulullah SAW bersabda:

 

Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan lebih dicintai untuk beramal shalih di dalamnya melebihi sepuluh hari (pertama Dzulhijjah), maka perbanyaklah di dalamnya tahlil, takbir dan tahmid.” (HR. Ahmad no. 5446, dihasankan oleh Syaikh al-Albani)

 

Takbir mulai dilantunkan sejak 1 Dzulhijjah hingga akhir hari Tasyrik (13 Dzulhijjah). Ini menjadi cara untuk menghidupkan suasana spiritual dan mengingat kebesaran Allah.

 

  • Shalat Sunnah: Tahajud dan Dhuha

Tahajud merupakan amalan yang dianjurkan sepanjang tahun, tetapi sangat ditekankan pada malam-malam mulia seperti di awal Dzulhijjah:

 

Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra: 79)

 

Shalat dhuha pun menjadi amalan ringan yang mendatangkan keberkahan rezeki dan pengampunan.

 

  • Membaca Al-Qur’an dan Bersedekah

Membaca Al-Qur’an adalah ibadah utama yang membawa ketenangan jiwa. Dalam hadits disebutkan:

 

Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.” (HR. Tirmidzi no. 2910)

 

Sedekah pun termasuk amalan paling dicintai Allah, terlebih di hari-hari yang penuh keutamaan ini. Allah berfirman:

 

Apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik.” (QS. Saba’: 39)

 

Bulan Dzulhijjah bukan sekadar bulan haji, tapi juga waktu paling mulia untuk memperbanyak amal dan mengejar ridha Allah. Keutamaannya dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits shahih.

 

Yuk, kita manfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai menyesal karena melewatkan kesempatan meraih pahala berlipat ganda hanya karena lalai atau sibuk dengan hal duniawi.



Komentar (0)
Untuk berkomentar, harap Masuk atau Registrasi terlebih dahulu